Ramadhan, Responsibilitas Untuk Perubahan Bangsa

Ramadhan, Responsibilitas Untuk Perubahan Bangsa

Sabtu, 18 Mei 2019, Mei 18, 2019
Diantara ayat-ayat tentang perintah puasa (QS. Al Baqarah : 183  s/d QS. Al Baqarah : 187), Allah SWT menyisipkan satu ayat yang  mengabarkan bagaimana dekatnya Allah SWT dengan hamba dan bagaimana Allah mengabulkan doa hamba-hambaNya.

Subhanallah, di balik beratnya puasa, Kita dapati suatu isyarat yang mengagumkan terhadap jiwa dan relung-relung hati, Kita dapati suatu penggantian yang sempurna dan menyenangkan, Kita dapati penggantian dan pembalasan itu pada kedekatan kepada Allah dan pengabulan-Nya terhadap doa. Hal ini dilukiskan dalam kalimat yang halus dan lembut, seakan memantulkan cahaya harapan...

“ Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”   ( QS. Al Baqarah : 186 )

Subhanallah, ayat ini menunjukkan bagaimana Allah mengijabah doa-doa kita, betapa cepat respon Allah atas doa-doa Kita, sebagai respon dari puasa yang Kita lakukan atas perintah-Nya.

Satu hikmah  yang dapat Kita petik, setelah Kita mengetahui begitu cepat responsibilitas Allah SWT atas hamba-NYa adalah, seberapa cepat responsibilitas kita terhadap perintah-perintah Allah SWT, Pada akhir ayat Allah SWT dengan lembut mengarahkan agar kita memenuhi segala perintahNYa dan beriman kepadaNya,

….” maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”   ( QS. Al Baqarah : 186 )

Pertanyaannya adalah seberapa cepat kita merespon perintah tersebut. 

Pernah pada suatu ketika, Kota madinah bau khamar/arak, selama tiga hari bahkan lebih, karena respon yang begitu cepat dari kaum Muslimin saat itu, ketika menerima ayat-ayat yang melarang minum khamar, mereka membuang semua khamar yang tersimpan, begitu ayat pelarangan khamar disampaikan.

Handzalah, merespon dengan cepat panggilan jihad dari Rasulullah SAW, begitu cepatnya sampai-sampai  belum sempat menyelesaikan hajat bersama sang istri. Pada akhirnya Beliau syahid di medan Uhud dan malaikatpun memandikan jasad Handzalah yang belum sempat mandi seketika akan berangkat.

Demikian respon para sahabat Rasulullah SWT terhadap perintah Allah dan Rasulnya, Bagaimana dengan Kita? seberapa cepat respon kita terhadap perintah Allah dan Rasulnya, seberapa cepat respon kita terhadap ajakan-ajakan kebaikan, termasuk respon kita (baik yang pejabat, pegawai negeri sipil maupun non sipil, pelajar, pegawai swasta, maupun masyarakat pada umumnya) terhadap  perubahan bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. Adakah kita telah meresponnya dengan sepenuh hati?

Semoga Kita termasuk dalam golongan orang-orang  yang menyambut dengan sepenuh hati seruan terhadap kebaikan,  merespon dengan cepat perintah Allah dan RasulNya, dan beriman Kepada Allah SWT, sehingga Kita selalu berada dalam jalan yang benar.


Bambang Widiarto

TerPopuler