Dandangan merupakan event tahunan yang diselenggarakan di Kabupaten Kudus tepatnya di area sekitar Komplek Menara Kudus menjelang BUlan Ramadhan. Sejarah panjang megenai Dandangan tersebut bermula sejak jaman Kanjeng Sunan Kudus.
Di jaman sekarang, Pemerintah Kabupaten Kudus pun melanjutkan tradisi Dandangan tersebut dengan mengadakan visualisasi Dandangan. Visualisasi Dandangan biasanya akan dipadati oleh ribuan pengunjung seperti tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini akan diadakan pada hari Ahad 5 Mei 2019 atau tepat menjelang malam 1 Ramadhan 1440 H.
Namun, tahun ini ada yang special dari Dandangan. JIka pada tahun-tahun sebelumnya hanya ada pedagang-peagang musiman yang hadir, juga UMKM, dan Kirab visualisasi Dhandangan, tahun ini akan digelar juga Pakujembrana yang melibatkan pegiat-pegiat seni tradisional yang akan dimulai pada Sabtu 4 Mei 2019.
Hal tersebut dibenarkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) seperti yang kami kutip dari MuriaNews, “Pakudjembara akan hadir pada H-1 gelaran visualisasi dandhangan, yaitu Sabtu 4 Mei 2019”.
Baik Pakujembrana maupun Visualisasi Dandangan akan dipusatkan di ALun-Alun SImpang Tujuh Kudus bersamaan dengan gelar pameran UMKM produk-produk unggulan Kabupaten Kudus dari setiap kecamatan.
Dalam rangka melestarikan budaya Dandangan sekaligus untuk mengenalkan seni budaya, maka PAC IPNU IPPNU Kecamatan Bae berinisiatif untuk mengajak para anggotanya dalam acara “Explore Dandangan”. PAC IPNU IPPNU Bae pun mengundang jajaran ranting IPNU IPPNU di bawahnya untuk menghadiri acara tersebut sekaligus meramaikan event tahunan Kabupaten Kudus ini.
Acara akan dilangsungkan pada Sabtu 4 Mei 2019 mulai ba’da sholat maghrib dengan titik kumpul di Gedung MWC NU BAe, Jl. Ngasinan, Jambean, Purworejo. Dengan Tagline “Bersama Santri, Melestarikan BUdaya dan Membangun Negeri” panitia penyelenggara berharap para generasi muda turut melestarikan event Dandangan sehingga secara turun temurun akan terus dilakukan oleh genarasi-generasi mendatang.
