وبقي قابيل متحيرا كيف يقتل هابيل فأتاه ابليس اللعين على صورة بعض أخوانه فأخد حجرين من الأرض وضرب أحدهما بالآخر فانفلق الحجر نصفين وقابيل ينظر الى ذلك فقال لم لا أفعل بهابيل كذلك فنهض قال قابيل من وقته واتى الى أخيه هابيل فوجده نائما تحت جبل من الجبال فعمد قابيل الى صخرة فاحتملها وألقاها على رأس أخيه فقتله ومات وهو أول من قتل ظلما من أولاد آدم وكان عمره عشرين سنة فلما قتله بقي متحيرا كيف يصنع به فجعله في جراب وحمله على ظهره وطاف به الأرض وكانت السباع والطيور تحوم حوله وتنتظر متى يتركه لتأكله حتى بعث الله له غرابين فقتل أحدهما الآخر فلما قتله حفر له الأرض بمنقاره وبرجله ووضعه في حفره ورد عليه التراب فعند ذلك قال قابيل يا ويلتا أعجزت أن أكون مثل هذا الغراب فأوارى سوأه أخي فأصبح من النادمين قال بعض المفسرين لم يندم قابيل على القتل ولكنه ندم على حمله حيث حمله قيل حمله سنة ولم يدر كيف يصنع به
Qabil selalu kebingungan karena belum menemukan cara untuk membunuh Habil. Lalu si laknat iblis datang pada Qabil dengan menyamar menjadi salah satu saudaranya. Ia lantas mengambil dua batu dari bumi lalu memukulkan antar satu sama lain, maka terbelahlah batu tersebut menjadi dua.
Sedangkan Qabil menyaksikan hal itu, lalu ia bergumam, ‘ kenapa aku tidak melakukan hal ini pada Habil?’
Seketika itu juga Qabil bangkit dan menemui Habil, ia melihat Habil sedang tertidur dibawah gunung, lalu ia mengambil batu besar dan menjatuhkannya tepat diatas kepala Habil, akhirnya Habil pun meninggal. Habil adalah orang yang pertama kali dibunuh dengan dzolim diantara anak cucu Adam,waktu itu usianya masih dua puluh tahun.
Setelah Qabil berhasil membunuh Habil, maka ia pun kebingungan karena ia tidak tahu apa yang harus dilakukan terhadap jasad saudaranya itu (Habil). Lalu ia meletakkannya dikantong dan digendong mengelilingi bumi dan para hewan buas, burung-burung selalu mengepungnya dan menunggu jika suatu saat ditinggal maka mereka akan memangsanya.
Sehingga Allah mengutus dua burung gagak,keduanya bertarung sampai akhirnya salah satunya mati, disaat salah satunya mati maka burung yang hidup tadi menggali tanah dengan paruh dan kakinya serta meletakkan bangkai itu ditanah lalu menguburnya.
Melihat kejadian tersebut, Qabil berkata, ’Aduhai celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?" Karena itu jadilah dia seorang diantara orang-orang yang menyesal.
Sebagian ulama' ahli tafsir berpendapat bahwa Qabil menyesal bukan karena ia telah membunuh saudaranya akan tetapi ia menyesal karena telah menggendong kemana-mana pada jasad saudaranya itu.
Dikatakan bahwa Qabil menggendong jasad Habil itu selama satu tahun dan tidak tahu apa yang harus ia lakukan pada jasad saudaranya itu.
قال صاحب مرأة الزمان ان أرباب النجوم يذكرون أن كوكب الذنب لم يظهر في الدنيا الا عند قتل هابيل وعند القاء ابراهيم الخليل فى النار وعند هلاك قوم عاد وعند غرق فرعون واستمر من يومئذ لا يظهر الا عند ظهور أمر من طاعون أو قتل ملك من الملوك وقد ظهر في أول الاسلام عند غزوة بدر الكبرى وظهر عند قتل الامام عثمان بن عفان رضى الله عنه وعند قتل على بن ابي طالب كرم الله وجهه وهذا أمر قد جرب والله أعلم
Para ahli penerawangan berkata: “Sesungguhnya para ahli nujum menjelaskan bahwa bintang yang berekor/ lintang kemukus tidak menampakkan diri di dunia kecuali saat terbunuhnya Habil dan saat dijatuhkannya Nabi Ibrahim ke pembakaran dan saat hancurnya kaum “ad” dan saat tenggelamnya Fir'aun dan hal itu akan berlangsung. Tidak akan menampakkan diri kecuali jika akan ada pagebluk/balak atau matinya para pemimpin, dan lintang tadi juga menampakkan diri pada awal islam ketika perang badar kubro dan juga menampakkan diri ketika terbunuhnya kholifah Usman Bin Affan serta ketika terbunuhnya Sayyidina Ali Karramallahu Wajhah, dan ini adalah perkara yang sudah terbukti.”
